Renungan hari Senin, 20 April 2020

Selamat sore sedulur semuanya, SALAM SEHAT. Hari ini Senin pekan 2 dalam masa Paskah. Lahir baru.

Berbicara soal gelap ada yang takut, merasakan tidak nyaman serta tidak senang, namun juga banyak orang mencintai dan menikmati kegelapan. Nikodemus, adalah seorang pemimpin bangsa Yahudi datang kepada Yesus dimalam hari. Bukan karena takut ketahuan, namun justru baginya malem adalah waktu yang pas, tidak dikejar2 target pekerjaan dan tugas, tenang, aman, nyaman serta leluasa untuk berbicara. Pertemuan dengan Yesus’ membawanya memahami hal baru, yaitu tentang lahir baru/lahir kembali. Meski sempat dibuat terbingunkan oleh Yesus, namun pada akhirnya paham, karena ia membuka telinga dan hatinya, memberi waktu dan membuat waktu untuk mengalami perjumpaan itu sendiri. Petrus dan Yohanespun juga demikian, dengan kelahiran baru (karena karunia Roh Kudus), maka setelah diadili,  mereka tidak minta kemudahan dari Allah setelah dilepaskan dari penjara, namun justru mengatakan secara terang-terangan tanpa ditutup tutupi/ seolah olah seperti menantang mahkamah agama untuk memutuskan sendiri menetang Allah atau taat pada mereka, Mereka berdua memilih taat pada Allah.

Lur bagaimana dengan kita? yuk kita ingat dan lihat kembali saat kita lahir baru (baptis) masih punya spirit yang sama? atau sekarang tertidur spirit itu? adakah aku punya waktu/membuat waktu seperti Nikodemus, atau terutama disaat kita ada dalam kondisi yang gelap dan suram masihkah cahaya Paskah terang benderang menyinari kita atau sudah tidak tampak samasekali? Yuk kita bangun semangat Zeal (berani dalam kebenaran) seperti Petrus dan Yohanes, pantang menyerah menerbas aneka rintangan untuk tetap hidup dijalan Tuhan dan mewartakan Tuhan untuk sesamanya. Oktaf Paskah baru lewat, namun masa Paskah masih panjang, yuk tetap semangat jalan maju dituntun oleh TERANG Kebangkitan. BERKAH DALEM.

 

Renungan oleh RP. Sambodo, SS.CC.