Renungan hari Rabu, 1 April 2020

Selamat sore sedulur semuanya. Hari ini Rabu dalam pekan 5 Prapaskah. Muliakanlah Allah.

Dalam bacaan pertama hari ini kita melihat 3 tokoh Sadrakh, Mezah dan Abednego dalam masa Raja Nebukatnezar yang tidak mentaati aturan raja sehingga harus mendapatkan hukuman. Mereka bertiga menolak menyembah patung emas yang dibuat atas perintah Raja untuk disembah ketika bunyi-bunyian dimainkan. Sadrakh, Mezah dan Abednego tetap sujud Dan menyembah Allah. “Apabila kami akan diselamatkan oleh Allah yang kami sembah dari api yang menyala-nyala dan dari hukumanmu ya raja, Ia akan selamatkan, namun jika tidak, satu hal yang perlu raja ketahui kami tidak akan menyembah patung itu. Maka raja menjadi marah dan menyuruh memanaskan tungku api 7x lebih panas dari biasanya. Namun apa yang terjadi, Raja mendapati mereka berempat menari-nari dalam tungku api itu.

Lur sering dalam keseharian kita membiarkan Allah tidak disapa, kita sibuk dengan kegiatan diri, atau bahkan menghambakan diri bukan kepada Allah. Hal ini sebagaimana dikatakan Yesus kepada orang2 Farisi yang mengatakan mereka keturunan Abraham, namun tidak mengenali siapa Yesus sesungguhnya, ataukah mereka terlalu sombong? Yuk kita sejenak menyadari dan menaikkan kesadaran kita agar kita tetap punya waktu dan membuat waktu untuk Tuhan, melakukan amal kasih untuk mereka yang memerlukan dan terutama semakin menyadari kehadiran anggota keluarga yang merupakan anugerah dari Allah. BERKAH DALEM.

 

Renungan oleh RP. Sambodo, SS.CC.