Renungan hari Minggu, 29 Maret 2020
Selamat siang sedulur semuanya. Selamat hari Minggu, selamat merayakan kegembiraan berjumpa dengan Yesus melalui Ekaristi Kudus bersama keluarga dalam suasana yang kurang nyaman. Hari ini Minggu pekan 5 Prapaskah. Hidup baru.
Dalam bacaan pertama dikatakan bahwa Allah akan memberikan hidup baru bagi semua, agar kita semakin tahu dan menyadari bahwa Allah sungguh ada. Sementara hidup baru menurut Paulus adalah hidup yang dituntun oleh Roh dan hidup dalam Roh itu sendiri. Bagaimana caranya hidup dalam Roh Allah itu? Bacaan Injil hari ini mengundang kita belajar dari keluarga Lazarus. Belajar dari Martha yang memiliki sebuah perubahan Iman ketika Yesus mengatakan “Akulah kebangkitan dan kehidupan” dan juga belajar dari Yesus yang juga menangis berduka karena kematian Lazarus. Ketika Yesus menyuruh Lazarus keluar, sekaligus Ia juga menyuruh mereka melepaskan ikatan dan membiarkan pergi.
Lur semoga kita semua sudah menjadi manusia2 kebangkitan atau manusia2 baru. Kita tidak membuat orang lain menangis karena kita dalam dosa. Kita tidak perlu membuat Yesus “menyuruh orang lain” melepaskan ikatan karena kita mau dan rela melepaskan ikatan diri kita dengan dosa. Yuk di situasi yang tidak enak ini kita nikmati kebersamaan kembali kita dengan Tuhan melalui sakramen Tobat, menghidupi Sakramen2 dan hukum Tuhan secara baik dan benar. Saling mengampuni dan memaafkan dengan dan dalam anggota keluarga. Mari kita mempersiapkan diri memasuki Pekan Suci. Salam sehat dan BERKAH DALEM.
Renungan oleh RP. Sambodo, SS.CC