Renungan hari Kamis, 16 April 2020

Selamat sore sedulur semuanya. Salam sehat. Hari ini Kamis dalam Oktaf Paskah. Menjadi saksi Kebangkitan.

Kamu adalah saksi dari semuanya ini. Itulah penutup Injil hari ini. Setelah memberikan Salam Damai, ditunjukkan luka2NYA, minta makan, namun masih belum membuka mata mereka, maka Yesus harus menjelaskan kembali isi Kitab Suci sehingga mereka bisa memahami apa yang dulu telah disampaikan. Sebagaimana Petrus dan Yohanes menjadi pusat perhatian orang2 karena penyembuhan yang ia lakukan justru dipakainya untuk menjelaskan siapa Yesus sebenarnya.

Lur menjadi saksi adalah tahu secara jelas apa yang disaksikannya, jika tidak hanyalah kata kata kosong belaka. Tingkat kesulitan yang dialami para rasul pastilah berbeda dengan saat ini. Pertama para rasul harus menaklukkan budaya/kebiasaan hidup dan memberitakan Yesus sebagai jalan yang baru sementara saat ini kita tidak perlu menaklukkan budaya namun memberikan contoh hidup keseharian kita sendiri jika demikian apakah kita siap? Yesus tidak pernah menargetkan bahwa harus bisa membaptis orang namun Yesus selalu meminta Pergilah dan wartakanlah Injil nah menjadi permenungan kita semua apakah aku mengalami sukacita dan damai dengan Sabda Allah? Tuhan mampukan aku menghadirkan kebangkitanMu bagi diriku dan keluargamu serta bagi mereka yang ada disekitarku. BERKAH DALEM.

 

Renungan oleh RP. Sambodo, SS.CC.