Renungan hari Minggu, 1 Maret 2020

Selamat siang sedulur semuanya, selamat hari Minggu. Semoga telah atau sedang mengalami kebersamaan dan bersatu dengan Tuhan dalam perayaan Ekaristi bersama keluarga. Hari ini Minggu pekan 1 masa Prapaskah. Menyadari ada godaan.

Sering kita mendengar orang mengatakan, ya nggak papalah, masih manusia bisa salah. Itu sangat benar, namun melalui bacaan-bacaan hari ini kita diajak untuk mendalaminya. Setan sangat pandai menggoda, untuk mengelabui maka ia membalikkan perkataan yang seharusnya yang telah mereka tahu. Kali ini Hawa terpesona akan janji setan menjadi seperti Allah. Maka ia mengambil tantangan dan berbagi dengan suaminya. Hal ini dipertegas dalam mazmur antar bacaan hari ini “terhadap Engkau, terhadap Engkau lah Aku berdosa, yang jahat dihadapanMU kulakukan“. Yesus juga mengalami 3 pencobaan, mengubah batu menjadikan roti, sebagai anak Allah dengan menjatuhkan diri dari bubungan atap Bait Allah pasti selamat dan mendapatkan semuanya asal menyembah setan. Semua godaan setan ini hanyalah untuk kemasyuran diri sendiri saja. Namun Yesus menolaknya, Ia tidak mau mengambil jalan pintas untuk mengatasi kelaparan dalam diriNya, Ia tidak mau menunjukkan/sombong akan kemampuanNya,  Ia juga tak hendak mencari keuntungan diri karena statusNya sebagai anak Allah. Pada yang kedua, Yesus tidak perlu pengakuan manusia akan keaslian statusNYA, karena Ia adalah Allah. Dan pada akhirnya Ia mengusir penggodanya dan menekankan bahwa Allah saja yang patut disembah. Dalam perdebatannya dengan setan Yesus selalu merujuk kepada hukum yang tertulis “Ada tertulis” artinya bahwa Yesus mau meluruskan dan menekankan apa yang seharusnya.

Lur godaan dan pencobaan atau ujian itu tidak ubahnya seperti umpan saat orang memancing. Setan adalah pemancing, umpan adalah godaan dan ikan adalah yang tergoda. Ikan tidak pernah menyadari bahwa di balik umpan yang menggiurkan ada pancing/hook yang akan mengikat dan ditangkap. Ketika terikat kalau bisa lepas pasti ada kesakitan dan ketika tertangkap dan terangkat dapatnya kematian. Yuk jangan sampai kita termakan umpan2 pancingan setan: ketidaksetiaan, mencari gampang/jalan pintas, kelemahan mata, pikiran dan keinginan seksual, kemarahan kemalasan dan kesombongan. Yuk tetap waspada karena si penggoda selalu meningkatkan dan menaikkan daya tarik umpannya supaya setan tidak bersukaria karena kita kalah. Yuk belajar sama Yesus supaya menang dan makin waspada. BERKAH DALEM.

 

Renungan oleh RP. Sambodo, SS.CC.