Renungan hari Kamis, 27 Februari 2020
Selamat sore sedulur semuanya. Hari ini Kamis sesudah Rabu Abu. Memilih.
Dalam bacaan pertama hari ini Musa mengingatkan kepada umatNya yang dalam perjalanan di Padang Gurun menuju tanah terjanji untuk memilih antara yang baik dan yang jelek, antara kehidupan dan keberuntungan serta kematian dan kecelakaan. Kalau bangsa Israel mau memilih kehidupan dan keberuntungan maka mereka harus mengasihi Tuhan dan hidup menurut jalan Yang ditunjukkan serta berpegang pada perintah-perintahNya. Itu semua akan mendatangkan berkat yang berupa usia yang panjang dan dapat menikmati hasil dari tanah yang telah dijanjikan. Namun jika kita tidak melakukannya maka berarti kita memilih kematian. Peringatan Musa ini semakin dipertegas oleh Yesus dihadapan murid-muridNya. Barangsiapa mau mempertahankan hidupnya ia akan kehilangan nyawanya, barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, maka ia akan memperoleh hidupnya. Apakah artinya memiliki semuanya kalau kehilangan nyawanya.
Lur peringatan Musa dan Yesus juga berlaku untuk kita, mana yang mau kita pilih? Kehilangan nyawa sekarang ini adalah bagaimana hidup jauh dari dosa-dosa (baik mata, pikiran, kemauan, tutur kata dan perbuatan). Namun akan mendapatkan janji keselamatan kehidupan. Menikmati hidup terutama hal2 yang salah pasti akan membawa kepada kehancuran. Setengah-setengah, belum tentu/mana mungkin karena kita akan selalu memilih mana yang mudah, gampang dan menyenangkan. Mari buat langkah baru menuju Hadirat Allah. BERKAH DALEM.
Renungan oleh RP. Sambodo, SS.CC.