Renungan hari Selasa, 3 Maret 2020
Selamat siang sedulur semuanya. Hari ini Selasa dalam pekan 1 Prapaskah. Langsung aja.
Hari ini Yesus mengajarkan bagaimana harus berdoa. Doa kita harus langsung saja, nggak usah berkeliling/berputar-putar membuat kita nggak ingat lagi apa yang didoakan. Itulah kebiasaan orang-orang Yahudi dan Farisi. Allah sungguh mengenali apa yang menjadi keinginan kita maka Allah mengabulkan doa kita, namun bukan karena kata-kata yang panjang dan indah-indah. Doa adalah bentuk keberanian dan kerendahan hati kita dalam mengungkapkan apa yang kita inginkan (menaruh tangan dibawah dan menghadapkan tangan ke atas/sikap meminta).
Doa adalah bagaimana aku mengalami kasih Allah.
Lur apakah makna doa bagiku? Allah yang mengasihi kita, beranikah kita jujur dan menyatakan keinginan kita? Doa Bapa Kami adalah doa yang sempurna demikian dikatakan oleh St. Agustinus, nah telah mampukah kita mendoakan doa BAPA KAMI dengan kesadaran diri dan melakukannya dalam keseharian kita? Yuk kita mulai hidup doa walau hanya 5 menit namun sangat berguna daripada 1 jam hanya melamun dan marah-marah sama Tuhan. BERKAH DALEM.
Renungan oleh RP. Sambodo, SS.CC