Mengikuti Ajakan

http://www.billheid.com/wp-content/uploads/2017/01/john-the-baptist-2.jpegSaudari-saudara yang dikasihi dan mengasihi Tuhan,

Memasuki Minggu Adven ke 2 ini kita diajak dan diundang untuk menerima ajakan untuk menjadi lebih baik dalam kehidupan kita. Dalam bacaan pertama Nabi Yesaya mengajak dan meyakinkan umatnya yang berada dipembuangan Babylonia akan segera mengalami pembebasan. Yesaya meyakinkan bahwa Kasih Allah tidak akan berkesudahan, IA akan membimbing dan menuntun umatNYA menuju kembali ke rumah mereka. Mereka akan menjadi orang yang bebas. Karena ajakan itulah maka Yesaya mengajak umatnya untuk menyiapkan diri menunggu hari pembebasan itu.

Dalam bacaan ke dua, Rasul Petrus mengajak kita agar kita menyadari bahwa pola pikir kita berbeda dengan pola pikir Allah sendiri. Karena banyaknya penderitaan dan lamanya penantian maka umat tidak lagi sabar menunggu dan mereka tidak setia, mereka mencoba mencri jalannya sendiri.

Penginjil Yohanes semakin menekankan perlunya sebuah pertobatan nyata, bukan hanya kata kata tanpa makna. Maka Yohanes secara radikal mengajak untuk melakukan pertobatan nyata dan kembali kepada Allah sendiri.

Bagaimana dengan kita di Minggu Adven ke 2 ini? Sudahkah ada sesuatu yang kita temukan dalam permenungan kita, apa yang perlu diubah dan diperbaiki? Apa yang perlu diratakan dan ditimbun agar sikap dan perilku ataupun tutur kata kita tidak membuat/menjadi penghalang bagi orang lain? Apakah kita juga sudah membantu/mengajak orang lain untuk merubah hidup rohani mereka menjadi semakin baik? Semoga.