Apakah Kamu Juga Akan Pergi?

Saudari-saudara yang terkasih, mendengarkan rangkaian pengajaran Jesus, banyak orang meninggalkanNya dan menjauh daripadaNya, termasuk beberapa murid2Nya. Mereka merasakan ajaran Yesus terlalu keras dan bagaimana akan bisa menerimanya? Logika duniawi mereka sangat kuat. Melihat kenyataan yang ada, lalu Yesus bertanya, apakah mereka juga akan meninggalkan Yesus? Nah kalau seandainya kita yang mendapatkan pertanyaan itu apa yang akan menjadi jawaban kita?

Bacaan pertama hari ini Yosua mengingatkan umatnya untuk menentukan pilihan tanpa mendapatkan paksaan, dengan segala kebebasan mereka. Yosua mengajak umatnya untuk berpikir se belum menentukan pilihan mereka. Seandainya apa yang diajarkankannya tentang Allah selama ini benar, maka sembahlah Allah, namun jika dewa dewa mereka yang benar, silahkan ikuti dewa dewa itu.

Saudari-saudara yang dikasihi Tuhan, hidup selalu dipenuhi dengan pilihan antara yang baik dan yang buruk, antara yang indah dan jelek, antara yang mengasihi dan membenci, untuk tetap beriman atau meninggalkan iman, antara mau tetap setia dalam pernikahan ataupun selibat atau perselingkuhan (entah mata, pikiran ataupun yang sesungguhnya?

Berani menentukan pilihan dengan berbagai konsekuensinya adalah pembuktian akan nilai dan kwalitas pribadi dan iman. Apakah aku berani menentukan pilihan dengan berkata tidak ketika hal yang jelek dipaksakan kepada kita? Semoga.