Lapar Akan Sabda

Saudari-saudara yang terkasih dan yang mengasihi Yesus. makan dan makanan menjadi sangat berharga ketika seseorang dihadapkan pada situasi kelaparan dan sulit mendapatkan sesuatu untuk dimakan. Namun terkadang makanan menjadi sesuatu yg sangat tidak berharga bila kita mengalami kelebihan dan sedangkan perut terasa kenyang. Nabi Eliya dalam bacaan pertama digambarkan mendapatkan kekuatan kembali setelah diberi makan oleh malaikat Allah. Eliya melanjutkan tugas perutusannya setelah mendapatkan kekuatan jasmani dan rohani.

Penolakan orang-orang Yahudi akan Yesus yang memperkenalkan diri sebagai roti hidup karena pengenalan mereka akan keluarga Yesus. Terlebih lagi ketika IA mengatakan bahwa IA TURUN DARI SURGA.

SaudarI-saudara yg terkasih, kalau Nabi Eliya mampu merasakan pengalaman akan Allah yg mengubah kelemahan dan keputuaasaan dirinya menjadi kekuatan yg luar biasa, maka bagaimana dengan kita? Dapatkan Ekaristi yg kita rayakan bersama menjadi sesuatu yg sangat mengagumkan? Apakah Sabda Tuhan yang kita dengar melalui bacaan2 yg dibacakan setiap misa mampu membawa kita kepada rasa rindu akan Allah? Semoga.