Sebuah Perjalanan

Saudari-saudara yang mengasihi dan dikasihi Tuhan.

Hari ini kita memasuki Minggu Prapaskah yang pertama. Hidup kita adalah sebuah perjalanan, sebuah pergerakan menuju kepada Allah dan merasakan kepenuhan dalam merasakan hadirat Allah.

Bagi Gereja, masa Prapaskah adalah sebuah perjalanan rohani untuk kita pakai memurnikan diri kita dari kecenderungan dosa, egoisme diri, dengan doa, penyangkalan diri dan puasa serta perbuatan baik. Gereja mengundang kita untuk melaksanakan pertobatan, dan dengan teguh menjaga hidup secara baik dan benar sampai pada hari kedatanganNYA. Mengapa harus 40 hari, ini mengenangkan puasa Yesus sebelum melaksanakan tugas perutusan BapaNYA dan juga mengenangkan saat-saat 40 tahun bangsa Israel dalam pembuangan sebelum memasuki tanah terjanji. Selama dalam perjalanan mereka banyak yang tidak setia dan akibatnya adalah keterpisahan termasuk didalamnya adalah Musa sendiri. Gagasan kesetiaan ini oleh Paulus semakin dikuatkan sebagaimana dalam bacaan kedua adalah sebuah keutamaan bagi keselamatan kita untuk tetap setia, percaya dan menjadi saksiNYA.

Kita sebagai manusia memiliki kecenderungan untuk berdosa, maka oleh Yesus kita diberi contoh dan cara mengatasi pencobaan dan kejatuhan dalam dosa. Namun seringkali kita tidak mau mencontoh dan mencari cara yang belum terbukti. Yesus tidak mau terpisah dari BapaNYA, namun memilih menjadi taat. Nah memalui ketaatan inilah kita mendapatkan keselamatan. Mari kita belajar dari Yesus yang sudah terbukti dan tidak pernah salah meski dipersalahkan. Semoga.