Penjala Baru

Saudari-saudara yang mengasihi dan dikasihi Allah, seringkali dalam kehidupan keseharian kita, apabila kita mendapatkan tugas sosial pelayanan sering menolak dengan berbagai alasan bahwa kita merasa nggak pantas, masih banyak orang lain yang lebih senior. Hal ini sama persis dengan bacaan pertama hari ini, dimana Yesaya dengan berbagai alasan mau menolak tugas itu. Sementara Petruspun juga melakukan hal sama, dengan berkata, “Tuhan telah semalaman aku menaburkan jala dan tak mendapatkan apapun juga, namun karena Engkau yang menyuruh, maka kutebarkan juga” Dan setelah melihat hasilnya iapun mengusir Yesus agar pergi daripadanya.

Saudari-saudara sekalian, dari bacaan Injil hari ini kita diteguhkan akan 3 hal:

  1. Mengenali kekuatan Yesus dan sadar diri akan kelemahan
  2. Menanggapi dengan pertobatan
  3. Meyakini akan keberhasilan bila bila mengikuti Sabda dan perintah Tuhan.

Dengan ketiga hal diatas bagi kita sekarang ini dan para murid saat itu, maka kita diminta untuk menjadi penjala manusia. Apakah kita siap?