Sabda Tuhan Yang Hidup Dalam Hati Kita

Saudari-saudara yang mengasihi dan dikasihi Tuhan, semoga kasih Allah tetap mempersatukan kita semua.

Memasuki Minggu Biasa ke 3 saat ini kita diajak untuk merenungkan apa yang disampaikan kepada kita melalui bacaan bacaan hari ini. Pengalaman dibebaskan dari pembuangan dan ketika mendengarkan kembali hukum Tuhan membuat bangsa Israel bersuka cita dan menangis. Karena mereka mengingat akan kebaikan Tuhan. Kehadiran Yesus juga dimaksudkan untuk membebaskan kita semua dari perbudakan dosa. Dari warta Injil kita mengetahui akan hal ini. Perkataan Yesus diamini oleh banyak orang selesai membacakan Kitab Nabi Yesaya. Nah sebagai satu kesatuan dalam tubuh rohani, apakah kita juga akan diam dan tidak peduli kepada saudari-saudara kita dalam iman?

Mari saudari-saudara semua, agar sabda Tuhan sungguh hidup dalam hati kita dan teramalkan melalui perbuatan, maka kita diajak untuk sujud syukur atas berkat dan bekerja sama, peduli dengan sesama serta menjadi pembawa warta sukacita bagi mereka yang tertindas dan tertindih dosa. Tuhan memberkati.